Tuesday, September 23, 2014

Cerita Semut Merah

Karya: Shandy Surya

Merah kulitmu makna keberanian
Hitam sengatmu tanda kesiagaan
Kecilnya badan tak mengecilkan tekad
Beratnya beban tak mengecilkan semangat


Pahit dan getir tak dirisaukan
Demi mencapai manis yang kan dirasakan
Selalu rundingkan setiap permasalahan
Jalan mufakat jadi penyelesaian


Bersatu padu membentuk koloni besar
Berbagi tugas sesuai tradisi yang mengakar
Menyalakan semangat yang berkobar
Seiring derap langkah yang baris berjajar


Semut-semut merah
Semut-semut yang gagah
Bergerak maju dan melindungi sesama
Melawan bersama menjadi senjata utama


Mengenali jejak kawan dari bau
Terpisah dari kawanan adalah haru
Tak bisa hidup sendiri sebagai individu
Saling menjabat dan lepaslah rasa rindu

4 Hewan Bekance



Di sebuah hutan idoplah empat hewan bekance, ade ade yang jail atau kelinci
biase dipantau tia fransiska, ade yang imut atau marmot biase dipantau Erica epangglista, ade yang gendut atau panda biase dipantau gita friskila, ade pule yang pemarah atau landak biase dipantau desti jemetu saling nutopi kekurangan.

Suatu saat jemetu ade acara dihuma kelinci (tia fransiska), kancenye tadi datang nulongi membuat acara, ssesudem itu, jemetu acara makan- makan, kelinci nie mulai jail dengan kancenye tadi, diinjoknyelah cabi bebanyak, ade yang diinjok garam bebanyak, oii sampai temencret mencret kancenye yang dijailnye tadi, gagagigi kelinci (tia frensiska) tadi nginak kancenye bulak – balik ke wc.

Udemtu kelincu tadi ngakui kesalahanye tadi, laju die mintak maaf dengan kancenye yang dijailinye tadi, dimaafkanye dengan kancenye tadi, tapi ade syarat untok kelinci tadi, syaratnye harus melanyani dalam rangka waktu due ahi, oy, tepengang kelinci tadi, akhirnya kelicini setuju dengan persyaratan marmot (Erica), landak (desti), dan panda ( gita) tadi ,”di camini asenye jemetu kemahi “kate kelinci (tia fransiska).
Akhirnya kelinci mengurangi kejaelanye tadi, kawan- kawan kelinci akhirnye bangga dengan perubahan kelinci tadi,akhirnya empat hewan bekance tadi, bekance selamenya.

diceritakan oleh : Tia Fransiska (IX.E)

SEPERTI MIMPI





 

Kemarin ku belajar puisi, ku  pelajari, ku besabar untuk bisa meraih kemenangan, pada saat ku tau ada perlombaan, ku ikuti lomba itu, ku pelajari, awalnya ku tak tau sekarang menjadi tau apa itu titik, koma, walaupun sesuatu yang kutau belum seberapa, pada saat perlombaan, pada tanggal 28 juni 2013 digor, hatiku gelisah, jantungku berdetak saat kumau membacakan puisi yang kubaca, sesudah kubaca hatiku lega, kutunggu beberapa hari untuk mengetahui siapa yag memenangkan lomba puisi tersebut, setelah kutunggu, ku terkejut ternyata aku menjadi juara yang pertama, sekarang aku bisa merasakan senangnya dan indahnya kalau bisa seperti  ini terus, sekarang aku bisa merasakan orang yang sukses dalam tujuanya, walaupun hanya tingkat kabupaten, tapi aku bangga kok, ternyata aku punya sesuatu yang aku bisa, tapi tanpa guru aku takan bisa, terimakasih guru kau telah mengajariku bagaimana cara membaca puisi, sekali terimakasih.

Pesan: raihlah cita – citamu setinggi mungkin dengan sabar dan belajar, karena sesungguhnya yang  menentukan hanyalah dari kita sendiri, terimakasih 

cerita dari : Tia Fransiska (IX.E) 

Mengenal Sosok Kepala SMPN 5 Muara Enim



Hallo.... sobat dan sobit porcil kali ini kami akan mengenalkan sosok kepala sekolah baru di SMP n 5 Muara Enim, yaitu Drs. Azhari ,MM. Beliau  adalah sosok Kepala Sekolah baru di SMP kami , semula beliau memimpin di SMP Negeri 6 Muara Enim , beliau adalah sosok yang baik, dan murah senyum kepada murid maupun guru yang lain

Friday, September 19, 2014

Penemu Internet


Sahabat Blog SMPN 5 Muara Enim yuk kita kenalan sama penemu Internet.
Siapa sih yang gak pernah browsing internet? dari orang muda hingga tua pasti undah pernah bahkan sering pada pake internet, dari Email, Facebook, Twitter, dll. Tahukan kamu siapa orang yang berjasa menemukan internet?

Uwais Al Qarni Terkenal dilangit Tapi Tak Terkenal Di Bumi

Tahukah kamu Siapa Uwais Al Qarni? 
Beliau orang yang terkenal di langit tapi tidak terkenal di bumi, seperti sahabat-sahabat Rasul SAW yang lain. Kalau sahabat Rasul SAW seperti Abu Bakar. As, Umar Bin Al Khatab, Ali Bin Abi Thalib, Usman Bin Affan, Khalid Bin Walid, pasti kalian sudah kenal kan?


Uwais Al Qarni Adalah seorang seorang pemuda dari Yaman yang telah yatim tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa.


TES DARAH KELAS VII SISWA SISWI SMP NEGERI 5 MUARA ENIM



Tes darah gratis yang dilakukan PUSKESMAS Kec. Muara Enim di SMPN 5 M.ENIM.(16/9/2014). Semua Siswa kelas VII sangat antusias dan ada yang takut saat akan diambil sempel darahnya. TIM ORC juga mewawancarai siswa kelas VII  yang telah diperiksa darahnya.


DAMARA SALSABILLA siswa kelas VII.A  yang telah diperiksa darah nya saat tim ORC mewawancarai bagaimana rasanya saat diambil sempel darah nya, ia mengatakan kalau itu tidak terlalu sakit tetapi rasanya takut saat melihat jarum yang akan digunakan untuk menusuk jarinya agar sempel darah dapat diambil. Selesai mewawancarai DAMARA SALSABILA, TIM ORC langsung  mewawancarai TIM ANALISIS dari PUSKESMAS M.ENIM. 

Thursday, September 18, 2014

Puisi-Puisi Shandy Surya Kelas IX.A



Kemarau di Sumatera
Karya: Shandy Surya
Padang rumput penuh ilalang
Angin semiyut kering kerontang
Pada keluasan bumi pertiwi
Dalam sepuhan musim berganti
Sinaran matahari menyengat kegarangan
Tahun sekarang, hujan dingin ingkar datang!
Di atas dahan pohon pinus
Ada kegelisahan rindu yang menghaus
Di ketinggian terbang si burung belibis
Serak sambil menangis
Menagih awan
dan secercah harapan
Sari pati jagad telah menghunus
Hawa panas empat puluh derajat celcius
Hutan pinus menjadi gurun tandus
Membuat harapan semakin pupus
Kuda dan sapi haus dan lapar
Mencari kali di semak belukar
Namun api sudah membakar
Hutan asri lenyap tak mengabar
Kemarau panjang di sumatera
Tahun kematian bagi fauna dan flora
Mereka telah lelah menagih janji alam
Siang yang melarat segera inginkan malam
Kharisma sumatera menjadi semu
Mahkota pun telah terjarah
Sumatera keindahanmu
Kini tinggal sejarah


PENANAMAN BIBIT POHON



Hari sabtu lalu, 13 September 2014. SMPN 5 Muara Enim mendapat bantuan bibit pohon buah-buahan dari PT. PAMA SMP Negeri 5 Muara Enim yang berlokasi di Desa Tanjung Jati dan memiliki lahan yang luas, sehingga bantuan bibit pohon sangat bermanfaat. bibit pohon yang diberikan diantaranya adalah bibit pohon kedondong, mangga, jambu, dan lainnya.





Wednesday, September 17, 2014

Puisi-Puisi Karya Deti IX.B



DESTI



                   IBU  
Ibu....
Begitu besar jasamu bagiku
Engkau mempertaruhkan hidup
Dan mati untukku
Sehingga aku berada didunia ini
            
 Ibu..........
 Maafkanlah aku...
 Apabila sering membuatmu
 Sedih dan mengeluarkan
 Air mata...

Ibu...
Kasih sayangmu dan cintamu
Takkan ku lupakan sampai kapan pun

Disetiap do’a ku ada nama mu
Engkau selalu ada disaat aku
Senang atau pun susah

Ibu...
Dirimu selalu ada di hatiku....

Puisi Tiada Kasih Sayang



Sedari aku kecil.....
Aku ditinggalkan ibuku
Ibuku pergi
Meninggalkan ku
                             Hidupku tanpa ibu sengsara
                             Hidupku tanpa ibu menderita
                             Sejak ibu dan Bapak berpisah
                             Aku tak pernah merasakan kasih sayang
                              Dari mereka berdua
Lalu apa arti hidupku
Lalu apa arti kasih sayang bagiku
Walaupun ibu tak ada disampingku
Aku selalu berdoa yang terbaik untuk ibu
                                                                                
                                                                                 Karya : SriYani
                                                                                 Kelas : IX.A