Sunday, February 17, 2013

Wisata Ke Air Terjun Bedegung


Air Terjun Curup Tenang
Minggu, 17 Februari 2013

Siswa-Siswi Anggota Pramuka SMP Negeri 5  Desa Tanjungjati Kabupaten Muara Enim mengadakan karyawisata ke Bedegung Air terjun curup tenang. Di Pimpin Oleh Ibu Kepala Sekolah,
Ibu Hidayaturrahmah, S.Pd.MSi, beliau memimpin langsung keberangkatan Siswa-siswi SMP N 5 Muara Enim.

Ibu Rahma sedang mengabsen Anggota Pramuka

Saturday, February 16, 2013

Kemendikbud Gelar Pelatihan Guru Hadapi Kurikulum Baru


Puluhan ribu guru di tanah air akan mengikuti pelatihan terkait implementasi kurikulum 2013. Guru-guru tersebut akan mengikuti pelatihan yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai Februari 2013. Pelatihan tersebut akan berlangsung antara dua hingga tiga bulan.
"Kami sudah siapkan sekitar 40 ribu master planner yaitu guru-guru dengan nilai uji kompetensi guru (UKG) yang bagus untuk memberikan pelatihan dan sosialisasi penerapan kurikulum baru," terang Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim di Jakarta, Senin (10/12).

Friday, February 15, 2013

Anggaran Kurikulum 2013 Rp2,491 Triliun

Jakarta -- Anggaran kurikulum 2013 sebanyak Rp 2,491 triliun. Anggaran tersebut tersusun atas anggaran melekat sebanyak Rp 1,740 triliun (69,9 persen) dan anggaran tambahan sebanyak Rp 751,4 miliar (30,1 persen).

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh saat memberikan keterangan pers di Kemdikbud, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Mendikbud menyampaikan seluruh kegiatan dan anggaran pendidikan telah dibahas bersama dengan Komisi X DPR termasuk di dalamnya terkait langsung dengan kurikulum. Tidak mungkin membuat anggaran tanpa pembahasan dengan Komisi X karena ini APBN, katanya.

Mendikbud merinci, anggaran melekat bersumber dari APBN Rp 991,8 miliar dan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 748,5 miliar. Dana itu digunakan untuk pelatihan guru dan pengadaan buku untuk siswa dan guru. Ada tidak ada kurikulum (anggaran melekat) sudah ada.

Saturday, February 9, 2013

Apa Arti Lambang Pramuka

Lambang Gerakan Pramuka adalah tanda pengenal organisasi Gerakan Pramuka yang bersifat tetap. Lambang ini diciptakan oleh Soenardjo Atmodipuro, seorang pegawai tinggi Departemen Pertanian yang juga tokoh pramuka.
Lambang ini dipergunakan pertama kali sejak tanggal 14 Agustus 1961, ketika Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno menganugrahkan Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia kepada organisasi Gerakan Pramuka melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 tahun 1961.

Lambang Gerakan Pramuka berbentuk Silluete (bayangan) Tunas Kelapa. Penjabaran tentang Lambang ini ditetapkan dalam Keputusan Kwarnas No. 06/KN/72 tentang Lambang Gerakan Pramuka.