Wednesday, September 16, 2015

Serah Terima Pengurus OSIS Massa Bakti 2014/2015 kepada Pengurus OSIS 2015/2016


Senin (14/09/2015).   Usai Pelaksanaan Upacara Penaikan Bendera ,  dilaksanakan Upacara Serah terima kepengurusan  OSIS  Massa Bakti 2014/2015 ke Pengurus OSIS Baru Massa Bakti 2015/2016.

Serah terima Pengurus OSIS  2014/2015 yang di ketuai (Nadya Wulandari, Kelas IX.A) menyerahkan bendera OSIS kepada ketua OSIS baru yaitu Damara Salsabila dari kelas VIII.B.





 












Acara dilanjutkan dengan pembacaan Sumpah dan janji jabatan pengurus OSIS yang di bacakan oleh kepala SMP Negeri 5 Muara Enim  bapak Drs. Azhari,MM yang di ucapkan ulang oleh seluruh pengurus OSIS baru,  dilanjutkan dengan acara Siraman sebagai tanda  syahnya para pengurus OSIS baru, supaya disetiap tugas mereka berjalan dengan sukses, lancer, dan penuh tanggungjawab.



Acara terakhir salam-salaman dengan dewan guru dan Staff  Tata Usaha, serta pengurus OSIS lama sebagai ucapan SELAMAT pada pengurus OSIS yang baru.




KENANGAN TERINDAH




 Ku tatap bintang diatas langit
Ditemani dengan angin-angin malam
Kunang-kunang berterbangan dimana-mana
Seakan-akan menerangi malam

Bagaikan kenangan terindahku padamu
Senyum yang manis dibibirmu
Tawa yang indah dari mulutmu
Dan kedipan matamu yang menawan hatiku


Sungguh indah kenangan kita dulu 

PEMILIHAN CALON PENGURUS OSIS 2015-2016

Hari ini Minggu (23/8/15) di SMP N 5 Muara Enim mengadakan pemilihan calon osis baru. Yang berminat tahun ini berjumlah 83 orang dari kelas 7 dan 8. Mereka berjuang dengan kuat karna diantara mereka hanya dipilih 40 orang. Karna jam menunjukkan jam 07.00 WIB, maka CASIS (Calon OSIS) dan senior OSIS SMP N 5 Muara Enim mengadakan Apel pagi di sekolah yang dipimpin oleh ketua Osis (Nadya Wulandari) dan di bina oleh Pembina Osis (ibu Yulia Suryadini S.pd).


















            Setelah Apel pagi mereka di latih LTBB (Latihan Teknik Baris-Berbaris), yang dilatih oleh senior OSIS. Mereka di bagi menjadi 6 peleton. Peleton 1 dilatih oleh Silvia Agustina, peleton 2 dilatih oleh Nurul Auliyawati, peleton 3 dilatih oleh Ajeng’s Isyabella Putri, peleton 4 dilatih oleh Nadya Wulandari, peleton 5 dilatih oleh Lisa Damaiyanti, peleton 6 dilatih oleh Opi Handayani. Yang di koordinatori oleh alumni SMP N 5 Muara Enim.
            Kemudian acara dilanjutkan dengan kegiatan perkenalan diri dan visi dan misi mereka masuk Osis. Lalu mereka disuruh istirahat dan menyantap makanan yang mereka bawa sendiri dari rumah. Makanan yang mereka bawa ditukar dengan teman yang bersebelahan. Dengan lahap mereka makan yang hanya duduk dilantai.
            Lalu CASIS melakuka 5 tantangan yaitu, tantangan pertama 2  kali lari keliling lapangan Basket, tantangan kedua jalan jongkok, tantangan ketiga memasukkan 3 orang kedalam jaring laba-laba, tantangan keempat menyanyikan lagu anak-anak dngan huruf belakang nya diganti menjadi huruf O.


            Dan, setelah itu CASIS dikumpulkan di lapangan upacara, membuat suasana hari ini menjadi tegang karena senior alumni Osis membuat skenario drama pendek sebagai perkenalan kakak alumni senior osis dengan ketua osis sebagai korbannya. Setelah itu acara Apel Siang, lalu senior Osis meminta maaf kepada CASIS, Lalu sebelum CASIS pulang dengan kebiasaan Osis yaitu berjabat tangan dengan senior Osis sambil menyanyikan lagu Sayonara.       

Reporter
-Ajeng’s Isyabella Putri (IX.A)
-Silvia Agustina(IX.D)



Tuesday, September 15, 2015

Sebuah perubahan


Namaku  Sasyha, sekarang aku kelas 3 smp. Hari ini aku baru dapat kawan baru namanya  puspa dia satu kelas denganku,dia itu murid baru di kelasku.orangnya cantik,tinggi,putih,rambutnya panjang lagi,aku gak tau dia pendiam atau cerewet karna baru satu hari kenal sama puspa.tapi tadi sempat ada siswa yang bilang aku mirip sama Puspa,mangka nya pas pulang seolah aku langsung duduk dan ngaca lama-lama”mirip dari mana  nya sama Puspa?”walaupun baru kenalan tapi aku saneng temenan sama Puspa,dia itu sopan,dan terutama bisa menghadapi Sasyha yang cerewet ini.sore ini ada eksul di sekolahku dan sebelum perg eskul Puspa mau ke rumahku dulu.

‘tok- tok-tok’ suara orang mengetuk pintu rumahku segera aku membukanya ternyata Puspa sudah datang.
“eh Puspa,masuk yuk!”
“iya sya makasih”
“mau minum apa?”
“ah gak usak repot-repot sya”
“enggak repot kok,kita ke kamarku aja yuk!”
“tapi enggak sopan Sya masuk kamar orang”
“ala aku kan juga udah izinin kamu”
“ya udah kalau gitu”
“yuk!kamarku diatas”
Puspa berjalan menaiki tangga dibelakangku,aku senang karna sepertinya puspa bisa menjadi teman yang baik dan mampu nyimpen rahasia,jadi kalau aku mau curhat kayaknya dia gak bakal membocorkannya,karna sejauh ini aku belum berani curhat sama teman-temanku  setelah kejadian itu.saat itu teman yang paling akrab denganku sukses membuatku malu didepan orang banyak ,dia membocorkan rahasia pribadiku.
‘kriettt’.. suara pintu kamarku terbuka “ini kamarku,ayo masuk” aku mengajak puspa masuk dalam kamarku dan sepertinya puspa agak sedikit kaget melihat kamarku
“wah,kamar kamu bagus banget ya warna pink lagi”
“iya donk,aku kan suka warna pink”
“barang-barang kamu juga cantik-cantik,pasti susah ya mencari barang-barang itu?”
“ah dibilang susah juga enggak,itu mama aku yang beliin pas kami lagi ditempat nenekku”
“oh mama kamu ya”
“iya,aku gak tau lho kalau mamaku beliin aku itu,pas dirumah aku mama nunjukin,kayak supreis gitu dech”
“wah,pasti kamu senang banget,iya kan?”
“iya lah aku senang”

Keesokan hari nya aku dan puspa pergi sekolah barengan,hari ini aku nebeng puspa,tapi besok puspa yang nebeng sama aku.baru aja kita masuk gerbang  ada orang yang iseng godain kita”eh si kembar datang tuh”aku dan Puspa cuman sunyum-senyum aja mendengarnya.
“mereka ada-ada aja ya”
“memangnya kita mirip ya sya?”
“enggak tau juga sih”
“tapi gak apa-apa juga sih kalau kita dikatain orang kembar,hehehe”
“iya juga ya”
“ya udah,kita masuk kelas yuk”
“yuk”
Ternyata bukan hanya diluar kelas,tapi saat kami tiba dikelas kami digodain lagi”eh si kembar datang ni”dan kembali aku cuman senyum-senyum.belum lama kami masuk guru nya udah datang aja dan kalimat itu terdenger untuk ke sekian kali nya”eh sasyha sama Puspa,si kembar”.saat guru mengabsen namaku sasyha malah dipanggil Puspa,bikin kesel aja tau gak,padahal aku tuh paling gak mau di sama-sama in sama orang lain.
Aku dan Puspa sudah berteman selama beberapa bulan,dan hari ini Saat istirahat,untuk pertama kali nya aku dan Puspa gak berengan,Puspa ke perpus sekolah sementara aku pergi ketemu temen-temenku yang lain,ya maklum lah aku mau nunjukin jam tangan terbaru punyaku sama mereka.tapi ternyata mereka ke perpustakaan sekolah,tumben banget kan,jadi nya aku susul mereka ke perpus dan apa yang kulihat?.sumpah hati aku panas banget liat Puspa lagi berbagi buku sama rio,cowok yang selama ini aku incar dan usaha aku buat akrab sama rio ancur gara-gara Puspa.aku mendekat ke arah mereka berdua dan pura-pura riang aja biar gak dikira cemburu
“eh kalian so swett banget,udah jadian ya”
“kamu apaan sih Sya,oarang aku baru kenal sama rio”
“oh”
Dan aku bagai berdiri diatas duri tau gak pas denger kata rio
“eh kamu sya,aku kira puspa ini kamu mangkanya aku kaget pas kamu dateng,abisnya kalian mirip banget sih”kalimat itu cukup membuat aku tersinggung.betapa tidak selama ini aku berusaha untuk dekati rio dan Puspa baru beberapa bulan jadi siswa disini udah sukses deketin rio.kayaknya aku salah tentang Puspa,aku gak seharusnya berteman sama dia.tanpa pikir panjang aku berbalik dan keluar perpustakaan menuju kelasku,setibanya di kelas aku bertanya pada temanku yang duduk di belakang bangku ku “eh memang nya aku sama Puspa mirip ya”
“iya lah,kalian mirip banget tau,udah kayak sodara kembar yang terpisah”
“memangnya mirip dari mananya sih”
“dari tinggi badan,bentuk badan,bentuk muka,dan yang terpenting rambut kalian”
“rambut?memangnya kenapa sama rambut kami”
“rambut kalian itu indah banget,udah lembut,hitam lurus lagi”
“oh gitu ya”
“iya”
Aku kembali ke luar untuk ketemu rio dan kenapa aku harus melihat nya lagi,langkahku terhenti saat aku melihat rio membelai rambut nya Puspa,biasanya hanya rambut ku yang dibelai rio dan rio ta akan berani membelai rambut orang lain selain rambutku dan kini rio membelai rambut Puspa.lama-lama kalau selalu disamain sama Pusap bisa makan hati terus dech aku,aku tak tau kenapa aku menangis,aku tak mau di bandingkan dengan orang lain,aku adalah aku,aku bukan dia dan selama ini belum pernah ada orang yang berani membandingkanku dengan orang lain tapi semenjak ada Puspa mereka berani membandingkanku dengan dia.


Ada satu sahabatku yang benar-benar bisa mengerti aku namanya dimas,dia itu sahabatku dari kecil sampai sekarang,dia benar-benar paham apa yang aku rasakan sekarang ini,dimas membelai rambutku perlahan.
“kamu sabar ya sya!”
“iya mas,makasih”
“rambut kamu lembut banget ya,kayak rambut nya Puspa”
“hah,apa kamu bilang?”
“eh maksud aku rambut kamu halus”
“udah deh mas,gak usah pura-pura.aku denger kok apa yang kamu bilang barusan,apa jangan-jangan kamu suka ya sama Puspa”
“enggak sya,enggak gitu”
Belum selesai dimas bicara aku langsung pergi dan kebetulan sekali bel berbunyi pertanda jam pulang sekolah,untuk pertama kali nya aku enggak pulang bareng Puspa,secepat mungkin aku pulang dan setibanya aku di rumah langsung menuju kamarku,ku hempaskan tas sekolahku,dan ku lemparkan sepatuku,aku bergegas berganti pakaian dan menuju salon.setibanya disalon aku langsung meminta agar mbak salon nya memotong rambutku
“mbak,potong segini ya rambutku”
“tapi dek,sayang lho kalau rambutnya dipotong”
“ala aku gak perduli mbak,nanti juga panjang lagi kok”

Hari ini hari pertama aku sekolah dengan penampilan baru ku,dan kali ini aku gak bareng Puspa dan ketika aku masuk gerbang Puspa juga masuk gerbang
“eh Sasyha,barengan yuk!”
“yuk”
Siswa yag kemaren menggoda kami kembali lagi menggoda kami”eh kok gak kembar lagi sih” dan aku tersenyum lebar dan Puspa menjawab nya
“iya,kami udah gak kembar lagi”
“sekolah ini bakal kehilanagn siswa kembar nya donk,tapi enggak siswa cantik nya,Sasyha lebih cantik kalau rambut pendek”
Tidak seperti biasa nya,pagi ini aku senang banget karna gak akan dipanggil ‘kembar’ lagi dech.
Setibanya di depan kelas dimas dan rio menghampiri kami berdua  tapi aneh nya Puspa tak mereka hampiri padahal dia di samping aku lho,mereka betanya-tanya mengapa aku potong rambutku dan mereka sangat menyayangkan rambutku yang telah  aku potong.tapi aku tak menjawab pertanyaan mereka,aku hanya diam tapi aku tak bisa diam saat Puspa bertanya padaku.
“kamu kenapa potong rambut sya?”
“kamu mau tau kenapa aku potong rambut?”
“iyalah”
“karna aku gak mau di panggil Puspa,aku capek disama-samain sami kamu Pa.aku a adalaha Sasyha bukan Puspa,jadi aku potong rambutku karena mereka bilang rambut       kita sangat mirip”
“karna itu kamu potong rambut,apa kamu malu jika disama-samain dengan aku sya”
“enggak, aku gak malu tapi aku mau orang menganggap aku Sasyha bukan Puspa!”
“ok sya aku bisa ngerti kamu kok,maafin aku ya kalau selama ini aku udah ngambil semua milik kamu”
“enggak kok,aku cuman gak mau disama-samain sama orang lain.aku gak nyalain kamu kalau kamu udah ngambil semua punya aku.kita tetep sahabat kok,kamu masih mau kan pa”
“iy sya aku mau jadi sahabat kamu”
“maafin aku ya kalau akhir-akhir ini aku agak sensi  sama kamu”
“iya,aku ngerti kok”
Kami berpelukan di depan kelas dan banyak orang yang melihat.aku senang karna aku tak salah memilih sahabat,ternyata Puspa memang sahabat yang baik,yang bisa engertiin aku,sikap ku memang aneh tapi inilah aku  Sasyha.
“oh iya, Dimas aku minta maaf ya aku kemaren marah-marah sama kamu”
“iya Sya aku udah maafin kok”

Semenjak hari itu aku dan Puspa makin akrab aja dan kami jadi sahabat yang sesalu berdua,kami tak pernah berpisah kecuali pulang kerumah masing-masing.hehehe







Sunday, September 6, 2015

KEGIATAN WORKSHOP PENGEMBANGAN TANAMAN SAYURAN SEDERHANA DI SMP N 2 MUARA ENIM


Tanggal  29 Agustus 2015.di SMPN2 Muara Enim mengadakan kegiatan “ayo menanam dan mengonsumsi sayur”.pada setiap SMP-SMP di Muara Enim seperti 1,2,3,4,5,6 MTS negeri ataupun swasta membawa sapuatu but,botol(aqua,sprit,fanta),peralon,ember,DLL.kegiatan ini untuk pengembangan tanaman sayur sederhana di perkarangan untuk peningkatan kualitas pola kumsumsi pangan,dan menggunakan bahan bekas untuk menaruh tanaman yang ditanam.
        Pembukaan acara ini dibuka oleh bapak karmadi(panitia),ia pernah menanam sop dengan barang bekas, dan alhamdulilah berhasil. Pada waktu itu panitia-panitia dalam kegiatan menghasilkan tanam-tanaman yang dibuat oleh dirinya.















        Pada waktu itu kami terpisah (waktu pembagian kelompok),dan kami bisa bermusyawarah dengan anak-anak SMP lain nya.pada waktu itu kami membuat tanaman apung dan dilobangi dengan bambu yang diisi dengan sayur-sayuran dan buah-buahan yang ditanam dalam sepatu but dan masih banyak lagi.pada acara penutup kami disuruh membawa oleh-oleh dari apa yang dihasilkan,dan kami pun(SMP N 5 Muara enim)membawa jeli-jeli yang bisa menanam tanaman tanpa air dan tanah,dan kami juga mendapatkan tanaman apung,terakhir kami FOTBAR(foto bareng) bersama siswa SMP-SMP lainnya dan setelah mau pulang kamipun diberi nasi kotak,lalu pulang.


Saturday, September 5, 2015

ULTAH YG TAK DIINGINKAN


Hari yang kutunggu-tunggu
Tanpa seorang pun tahu
Ku menunggu hari itu
Sepi tak ada yang mengerti

Kali ini tak ada yang istimewa
Semuanya terasa biasa
Tertawa pun sudah tak biasa
Merenung tanpa sedikit pun kesenangan

Tak ada yang tahu
Hari kebahagiaanku
Menjadi hari kesedihanku

CINTA KUCING


      Hay namaku citra salya,aku bisa dipanggil lya,sekarang aku duduk dikelas 9 SMP negeri dikotaku.umurku sekarang 14 tahun.aku menyukai banyak hal dan hanya sedikit yang tidak kusukai.aku sangat aktif disekolah apalagi jika berurusan pada pramuka,selain pramuka juga aktif di kegiatan lainya,misalnya SENI,OSIS,PMR atau organisasi lainnya.aku punya sahabat yang amat perduli padaku,ya walaupun mereka konyol dan sering bikin malu,malu-maluin malahan tapi untunya mereka care banget sama aku dan yang lainya.mau tau siapa mereka?mereka adalah Nurul,nadya,salsa,Benny,Andy,Mitra,dan Rahmat.
          Kami selalu kumpul bareng dan enggak lupa nggosipin orang plus bikin dosa,hehehe.kami bukan sekedar sahabat biasa atau teman,kami udah kayak sodara yang dekat banget yah walaupun beda ibu-bapak sih.persahabatan kami selalu penuh dengan kekonyolan dan kelucuan.dan kami selalu sma-sama walaupun kami beda kelas.kami itu akrab banget,kami selalu mencoba buat kompaktapi tak bisa dipungkiri perselisihan dianta kami sering terjadi,yah maklum saja menyatukan pikiran orang buat jadi satu susah banget lagian kami kan masih ABG labil yang mau nya menang sendiri.
      Hari ini kami mau ikutan organisasi jurnalis selpas pulang sekolah nanti dan kami kompak banget mau bikin vidio singkat tentang persabahatan kami.ketika kami telah berada di laboratorium teknologi dan bahasa dan kami seudah siap untuk membuat berita tentang sekolah kami.karna tempat duduk nya gak cukup jadi kami duduk satu meja berdua,Nurul sama andy,Salsa sama Benny,rahmat sama Nadya,aku duduk sendiri dam mitra gak tau duduk sama siapa tapi kayaknya sama adek kelas dech.dan sepertinya Benyy agak sedikit geram pada Mitra.
“ih Mitra lo ngapain duduk sama adek kelas mending duduk sama Citra aja!”

“alah,apa salahnya sih kalau gue duduk sama adek kelas,lagian juga enggak ada orang yang bakal cemburu kan atau lo yang cemburu?”
“ih ngapai gue cemburu sama lo,lo kira gu lesbian gitu?”
“ya,kali aja”
“ih,amit-amit dech”
      Begitu lah kira-kira perdebaan kecil antara Benny dan Mitra.itu udah biasa kok,gak usah kaget.mereka itu selalu aja berdebat bahkan terkadang masalah nya amat kecil tapi mereka berdebat atau berantem hanya sebagai lelucun agar suasana diantara kami jadi cair dan gak kaku.
      Sayangnya kami berdelapan gak satu kelas,aku,nurul,Rahmat dan andy satu kelas sementara benny,nadya,salsa, dan mitra satu kelas.kami tu sering banget curhat,entah tentang apa itu,ya terkadang masalah hati sih,tapi untung mereka bisa mengerti dan terkadang kami saling memberi nasehat.
      Ketika kami tengah membuat berita tentang SMP kami,nurul dan andy kompak banget ada yang ngetik nya dan ada yang mikirin kalimatnya dan gak jarang mereka saling cubitan pipi,aku iri banget karna aku gak ada yang bantuin dan aku harus engetik dan mikir sendiri plus gak ada orang yang bisa diajak curhat atau ceritu gitu.
          Ketika kami selesai membuat berita kami lekas pulang dan kami pulang barengan,ya kebetulan banget rumah kami searah jadi kami selalu pulang bareng-bareng.sepanjang jalan kami tak pernah sepi,pokok nya kami selalu konyol tapi asik.

      Keesokan harinya ketika kami sedang berkumpul di depan kelasku,tiba-tiba sekawan lelaki datang dan langsung mengajak benny,andy,mitra,dan rahmat pergi dan alhasil mereka pergi meninggalkan aku,salsa,nurul,dan nadya.
“kami pergi dulu yah guys,dah...”kata benny
Kami hanya diam tanpa menjawab dan mereka melesat pergi menjauh mengikuti teman-teman mereka.
“eh kebetulan banget mereka pergi”ucap nurul
“emangnya kenapa rul?”tanya salsa
“aku mau curhat ni sama kalian”kata nurul
“curhat apa rul?”tanya Nadya
‘kalian mau tau?”ucap nurul membuat penasaran aku
“ya-iya lah rul!”tambah aku
“gini loh guys,aku jatuh cinta”ucap nurul kegirangan
“lho sama siapa”tanya aku
“sama Andy,cit”
“hah..”jawab kami serentak
“kamu gak salah rul,kamu enggak lagi becanda kan?”tanya salsa
“ya enggak lah,ngapain aku becanda masalah ini”jelas nurul
“aku setuju rul”jawab nadya
“aku juga”ucapku
“aku juga”tambah Salsa
“aku juga udah jadian kok sama andy”tambah nurul lagi
“wih,yang baru jadian traktir donk”goda Nadya
“kamu apaan sih Nad,”ucap nurul
“yeh,resiko donk”tambah Salsa
      Seneng banget dengar nya kalau teman ku bisa pacaran jadi hubungan persahabatan kami akan semakin erat lagi donk karna adanya hubungan nurul dengan andy.dan semakin hari meraka  makin akraru aja,udah kayak peranggko tau ak.enak banget  jadi nurul t,udah cantik di rebutin orang lagi.ya sempat ada sih rasa iri sama dia tapi buat apa iri,mending kita syukuri aja sama apa yang ada sama diri kita.  
      Udah hampir 1 bulan nurul sama andi pacaran dan mereka makin mersa aja,yah walaupun sebenarnya Cuma cinta monyet.hehehe
          Ada satu hari yang s bikin kami berantem hebat,masalahnya enggak jauh dari masalah hati.pagi itu aku,nurul,nadya,mitra,benny,salsa sedang duduk sambil enggosipin orang,kalau si rahmt sama andy gak usah ditanya kemana dech,udah pasti mereka ke perpustakaan,lagi ada tugas kali mereka dan mereka berdua tu rajin banget.nah gara-gara rajin nya mereka berdua itu sering manfaain,ya minta buatin PR gitu atau nya nyotek sama mereka,maklum aja mereka tu pinter dan kami...bisa dibilang TELMI lah.
“eh guys,aku mau curhat ni”ucap Nadya membuka pembicaraan
“apaan nad”tanya mitra
“aku suka sama orang”cetus nadya
“siapa?”tanya benny
“Rahmat”jawab nadya
“ih gimana sih,kita ini sabahat kok malah saling cinta-cintaan”jelasku panjang lebar
“tapi mau gimana cit,aku suka sama rahmat”
“apa gak ada cowok lain?”kataku
“tapi aku suka nya sama Rahmat cit,kamu engerti gak sih?”jelas nadya sedikit kesal
“kita ini sahabat nad,masa mau saling cinta-cintaan,kalau sekarang kita cinta-cintaan pasti cuma cinta Kucing”jelasku
“kok cinta kucing sih,yang pas nya tuh cinta monyet”tambah Benny
“kalian perhatiin aja kecing,kalau kucing lagi suka sama betina nya pasti dikejar-kejar tapi pas udah dapat dia pindah ke betina lainnya lagian kucing juga mudah berpindah hati”jelas aku
“kok bahas-bahas kucing sih,kita kan lagi bahas cinta”tanya Nadya
“berarti bisa disimpulkan dari cerita kucing tadi bahwa cinta kita sekarang itu cuman kayak kucing yang bentar doang dan cuman kemauan kita yang egois sebagai ABG labil”jelasku panjang leb”jelasku panjang lebar
“tapi nurul sama andy boleh kok,gak ada yang marah tapi kenapa giliran aku suka sama Rahmat kamu marah?apa jangan-jangan kamu suka sama dia?”jelas nadya sambil bertanya
“eh nad,kamu mikir donk kalau Rahmat tau kamu suka sama dia,dia gak bakal mau gabung sama kita dan kemungkinan dia bakal gak mau akrab sama kita”tambah ku sedikit geram
“benar tu nad,rahmat kan orangnya pemalu”tambah mitra membelaku
“alah udah deh,kalian tu sekokongkol kan?”ucap nadya
“eh nad,sekokongkol apaan sih,kamu gak usah salah paham gitu donk”jelas aku
“ya terus kalau aku suka sama Rahmat memangnya salah ya?”kata Nadya sambil menangis.
“enggak juga tapi...”
      Belom selesai aku bicara rahmat dana ndy sudah mendengar pembicaan itu dan Nadya yang menagis langsung pergi meninggalkan kami begitu pun dengan rahmat.dan sial nya semua teman-temanku pergi menemui Nadya untuk menenangkan nya,dan aku ditinggalkan sendiri.ketika mereka pergi untuk menemui nadya,mitra berbalik arah dan berjalan kearahku.
“kamu sabar ya cit”ucapan mitra membuatku sedikit kaget
“eh mitra,kamu gak mau menemui Nadya,diemin sana biar dia gak nangis lagi”ucapku sedikit ketus
“buat apa aku diemin Nadya,kalau kamu aja gak diem”kata mitra membuatku berhenti menangis
“mitra..apa aku salah?aku cuman berusaha menjaga persahabatan kita”kata ku
“kamu gak salah cit,tapi kamu juga gak boleh egois donk”kata mitra
“aku tuh cuman mau kita tu sahabatan,kalau diantara kita ada yang pacaran bayangin gimana kalau mereka putusan nanti pasti mereka gak akan sahabatan lagi”jelasku pada mitra
“iya,aku engerti,tapi siapa sih yang bisa ngendaliin perasaannya”tanya mitra
“iya mitra,masih saranya”kataku
“iya sama-sama cit”jawab mitra   
      Udah hampir 4 hari kami gk kumpul-kumpul semenjak hari itu,dan hanya aku,mitra,dan benny yang kumpul-kumpul itupun cuman sedieman gak kayak kemarin pas kita belom berantem.teman-teman yang lain anggap aku ini egois padahal aku cuman usaha buat njaga persahabatan kita tapi mereka gak engerti.
      “guys apa aku bikin kalian kecewa?”tanya aku sembari membuka pembicaraan
      Mereka hanya diam tanpa menjawab tapi lama-kelaman mitra menjawab.mungkin karna kasihan melihatku.
“kecewa apaan sih cit?”tanya mitra seolah tau mengerti
“udah dech mitra,kamu gak usah sok lugu gitu”cetus aku
      Biasa nya jika ada masalah diantara kami pasti selalu cari jalan keluar,tapi tidak sekarang,mereka lebih memihak pada Nadya dan menganggap aku egois dan hanya mitra yang care sama aku dan coba buat luruin masalahnya.
“aku bakal minta maaf sama Nadya”ucapku pada mitra
“tapi cit...”bantah mitra
“gak apa-apa kok,mungkin memang aku yang salah”jawab aku
“kamu yakin cit”tanya mitra
“yah aku yakin,kalau nanti apa yang takutkan terjadi itu masalah dia,yang penting aku udah usaha buat ngingatin”jawabku
“kamu gak boleh gitu donk cit,mereka itu teman kita,apa kau mau teman kita terkena masalah”tambah mitra lagi
“ah bodoh,buat apa aku perduli sama mereka,mereka aja gak perduli sma aku”jawab ku lagi.
      Aku dan mitra berjalan menuju kelas nya Nadya,dan ketika aku masuk ke kelasnya nadya,nadya langsung hendak pergi mungkin dia tidak ingin melihatku,tapi untungnya mitra menahan Nadya agar tidak keluar dari kelasnya dan mendengarkan penjelasanku.
“Nad,aku minta maaf soal yang kemarin.mungin aku egois dimata kamu tapi aku cuman usaha bauat njaga persahabatan kita.kamu lihat sendiri kan selama beberapa hari ini kita udah mikin jarang  kumpul-kumpul dan aku rasa kamu pasti udah tau penyebabnaya  apa.aku cuman mau bilang jika nanti semua yang ku bilang sekarang dan kemarin benar-benar terjadi maka jangan kamu ceritain sama aku karna mungkin nanti aku akan marah-marah sama kamu lagi dan bikin kamu dendam sama aku,walaupun kamu pura-pura gak denger tapi aku yakin kamu pasti dengerin aku kok,masalah kamu mau maafin atau gak itu ada di kamu,yang penting aku udah minta maaf dan ngingatin kamu”setelah aku menjelaskan panjang lebar aku langsung menarik tangan mitra dan keluar lalu menjauh dari kelas Nadya .
      Ketika aku dan Mitra tengah duduk didepan kelas tiba-tiba mitra menanyakan hal yang agak sedikit pribadi.
“cit,menurut kamu cinta itu apa sih?”tanya mitra
“menurut kamu sendiri” jawab aku
“menurut aku sih cinta itu.....”kata mitra
“kamu dulu donk yang jawab!”cetus aku
“ya udah kita jawab  Bareng-bareng aja ya”usul mitra
“oke,1...2.....3”aba-aba
“sahabat.....”jawab kami serempak
“kita tuh hampir mirip ya cit”kata mitra
“enak aja aku di mirip-miripin sama kamu”cetusku
“maksud aku,pola pikir kita”kata mitra
“iya sih”jawabku
“cit,gimana kalau aku suka sama kamu?”pertanyaan mitra membuat aku diam tak bisa apa-apa
“kok diam sih”tambah mitra
      Untungnya bel berbunyi dan untungnya lagi aku gak satu kelas sama mitra jadi untuk saat ini aku bebas dari pertanyaan dia.
      Ini hari ke 6 kami gak akur,dan aku denger dari benny kalau rahmat dan Nadya udah jadian,yah aku cuman bisa berdoa semoga persahabatan kita baik-baik aja.dan hari ini ada murid baru pindah ke sekolahku,namanya Danny.orangnya lumayan ganteng sih gak salah banyak cewek disekolahku yang suka sama dia