Thursday, April 21, 2016

KEGIATAN SENAM PAGI


Setiap hari sabtu SMPN 5 Muara Enim mengadakan kegiatan senam pagi yaitu senam SKJ 2012 dan senam Pramuka yang dimimpin langsung oleh pengurus OSIS secara bergiliran. Semua siswa dari kelas 7,8, dan 9 berbaris rapi dan tertib di lapangan Bola Basket, Bola voli, dan didepan kantor untuk melaksanakan senam pagi tersebut. Semua dewan gurupun ikut serta dalam melaksanakan senam pagi.Kalian semua tahu ngak,apa tujuan dari senam pagi tersebut? Nah, kalau kalian belum tahu saya kasih tau yah, tujuan dari senam pagi tersebut adalah agar badan menjadi sehat, kuat, dan bisa membuat kita gembira.Senam ini dapat memotifasi para siswa kelas 9 yang sebentar lagi menghadapi ujian praktik senam kreasi.ini saja, informasi yang dapat saya sampaikan seputar kegiatan SMPN 5 Muara Enim,semoga bermanfaat untuk kalian semua yah.




Tim Redaksi : Tara Apriani


Prestasi Siswa SMPN 5 di Ajang PLS2N


            Pada hari Rabu tepatnya tanggal 6 april 2016, Pemerintah Daerah dan Dinas Pendidikan dan kebudayaan  mengadakan lomba cipta cerpen, baca puisi, MTQ, Cipta Puisi, musik tradisional, desain poster dan lain-lain, yang bertema FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) dan bertujuan untuk menumbuhkan kreatifitas, apresiasi siswa dalam bidang seni untuk menciptakan generasi yang kreatif. 

            SMPN 5 Muara Enim mengutus siswa/siswinya untuk mengikuti lomba cipta cerpen, Yang diikuti oleh Mardhotilla Fathonatuzzahra, MTQ yang diikuti oleh Sela resty Saputri dan Reszky januari, dan baca puisi yang diikuti oleh Deva Aulianda Permata.

            Dan Mardhotilla Fathonatuzzahra mendapatkan juara ke-3 cipta cerpen dan Sela Resty Saputri mendapatkan juara ke-2 MTQ.

            “awalnya saya tidak merasa gugup, tetapi waktu dipanggil entah kenapa saya langsung gugup, dan langsung rileks pada saat membaca al-qur’an” tutur sela. “menang kalah itu biasa, saya sudah mengikhlaskan kekalahan saya” tutur rezky.

            Selain Pemenang PLS2N di lain tempat siswa SMPN 5 Muara Enim juga memenangkan Juara 2  lomba mendongeng di Perpustakaan Daerah dalam kegiatan Pengembangan Minat Baca yang di raih oleh Randi Bayu Wijaya kelas 7.B. (sASKIA)












           

Monday, April 18, 2016

Three Girls 1



Three Girl's
            Hai! Namaku Alea Queensha aku bersekolah di salah satu sekolah bertaraf internasional. Aku dan keluargaku tinggal di kota Burger Chesee. Entah mengapa kota itu disebut Burger Chesee.
            “ Ma.. pliss dong jangan dipotong rambut aku! “teriak Alea saat akan naik mobil kesalon. Memang, Alea belum menyetujuinya. Sayang dong kalo rambut Alea  yang panjang, lurus, dan hitam harus rela dipotong sependek bahu!.
            “ Nggak boleh, rambut kamu kan udah panjang dan mau masuk Popel juga!” Alea harus rela memotong rambutnya. Senin depan, Alea akan ke Polres karena kan sekarang dia Popel. Sama dengan dua temannya Aura dan Aliyah.
            Alea memang dari kecil bercita-cita sebagai Polwan.
            Saat dipolres...
            “Hai, Aura, Aliyah,” sapa Alea dengan penuh senyuman.
            “ Wah, rambut kamu udah pendek ya lucu!,” ujar Aura dan Aliyah.
            Tap.. Briptu Anwar menepuk bahu Alea. Alea terkejut dengan muka memerah.
            “ Alea, Aura, Aliyah, kalian bertiga akan mewakili Polres kita karena akan ada Festival tingkat Kabupaten,” kata Briptu Anwar.
            Ya! Kata mereka bertiga dengan serempak.
            Saat mereka di Festival...
            Tiga sahabat itu, bukannya mendekat keacara malah melirik ke salah satu cowok perwakilan dari Kabupaten lain. Yang anehnya cowok itu...
Bersambung.....
Karya: Rahma Yuliana
Kelas: VII a
           
           

Tuesday, April 12, 2016

MEMOTIFASI SEPAK TAKRAW



Di SMP Negeri  5 Muara Enim banyak sekali kegiatan Ektstrakulikuler dari Cabang Olahraga salah satunya Takraw. Anggota kegiatan Ekskul ini sangat diminati oleh siswa dan siswi SMPN 5 ME.
Ekskul takraw dilaksanakan pada hari Senin dan Rabu jam 13.00-17.00 WIB yang diikuti oleh kelas 7,8,dan 9.Di sana siswa diajarkan teknik dasar bermain Takraw,menimbang bola, dan tentunya saja bermain Takraw yang baik dan benar. Pada ekskul Takraw ini juga diajarkan untuk menjaga kekompakan kelompok dan menerapkan sifat hubungan sosial kelompok.Ekskul Takraw ini sangat menyenangkan,tidak semua orang loh yang bisa bermain takraw kecuali orang tersebut mempunyai kemauan yang sangat kuat,bekerja keras dan memiliki rasa ingin tahu yang sangat teguh, ‘’begitu kata VeRza sakah seorang atlet Takraw.’’



Nah itu saja informasi dari kami berdua seputar ekskul Takraw,kami harap teman-teman termotifasi dari berita yang kami sampaikan ini dan ingin mendaftar ekskul yang sangat menyenangkan ini,semoga teman-teman yang mengikuti ekskul Takraw semangat untuk berlatih agar dapat menjadi atlet Takraw ke jenjang Internasional,tunggu berita selanjutnya ya dari kami sampai jumpa.
Tim Junarlis

Tara (VIII.A)

Monday, April 11, 2016

Si Pelupa ( bagian 10)



“Hey! Aku bisa jantungan karena Kamu tahu!”. Ucap Chintya dengan wajah penuh dengan rasa kaget.
“He...he..he..Sorry Aku khawatir tahu!”. Ucapku sambil senyum – senyum.
“Huh! Ampun deh! Lari Lo kalau panik luar biasa kenceng udah kayak Pelari Profesional aja!”. Ucap Indah.
“Sorry Indah! Jangan marah donk! Cantik he..he..he...”. Ucapku sambil mencubit pipi Indah yang sangat tembem + lembut serta kenyal seperti agar - agar.
“Adaw! Terserah lo deh!!”. Ucap Indah yang sudah naik darah.
“Oh iya! Bagaimana keadaanmu?”. Tanyaku pada Chintya.
“Sudah sehatan nih!”. Ucap Chintya.
“Alhamdulillah...syukur deh!”. Ucapku bersyukur.
*SKIP*
Akhirnya kami berdua pulang ke rumah...
“Huh! Hari ini berjalan dengan baik”. Ucapku pada Chintya sambil meletakkan tasku di kursi belajar.
“Yah! Lumayan baik untukmu!!”. Ucap Chintya sambil tiduran di kasurnya .
“Sudahlah... berpikir Positif saja! He...he..he...”. Ucapku menasihati Chintya sambil terkekeh.
“Lagian kenapa sih mereka tidak pernah ditegur oleh Guru?”. Tanya Chintya.
“Entahlah! Aku tidak tahu”. Jawabku sambil mengangkat bahu.
“Ah! Capek Aku! Mending Aku tidur Ah!”. Ucap Chintya sambil menutup matanya.
“Ye......! Tidur aja huh!!”. Ucapku sambil melempar bantal ke arah wajah Chintya.
“Au ah! Capcai deh!”. Ucap Chintya.
Lalu Mama memanggil Aku dan Chintya...
“Citra...Chintya...makan siang dulu!”. Ucap Mama.
“Iya! Ma!”. Jawabku.
Aku pun mencoba membangunkan Chinya...
“Chintya! Bangun!! Dasar tukang tidur!”. Ucapku berusaha membangunkan.
“Hey! Aku lelah! Bolehkan Aku beristirahat sebentar?”. Ucapnya sambil menutup wajahnya dengan bantal Hello Kitty kesayangannya.
“Terserah Kamu saja deh!!”. Ucapku berlalu meninggalkannya tidur pulas dengan bantalnya.
          Aku langsung menuju ruang makan karena perutku yang sudah lapar tak tertahankan. Terlihat Mama yang sedang menyiapkan makan siang.
“Mama! Makan siang kita apa?”. Tanyaku manja.
“Makan ini!”. Jawab Mama memperlihatkan  masakan  kesukaanku yaitu, soto ayam dan sop ayam  buatan  Mama.
“Hore!!! Soto!” Ucapku senang  dengan  masakan  Mama.
*SKIP*
Keesokan  harinya Dinda  datang  menemuiku.Aku tidak tahu apa alasan ia datang menemuiku. Kira – kira apa yang akan dikatakan oleh Dinda?
   Bersambung...
Karya : Mardhotillah fathona tuzzahra

usaha kami tak sia-sia



USAHA KAMI TAK SIA-SIA
            Pada hari minggu tepatnya tanggal 03 april 2016, STI-Tarbiah Muara Enim mengadakan lomba nasyid sekabupaten dalam rangka Milad KAMMI(Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) ke-18 tahun yang bertemakan “jayakan indonesia 2045 dengan bersyiar melalui syair” yang disuport oleh, Eva Catering, Bank Sumsel Babel Syariah, Asosiasi Nasyid Nusantara, SPBU Talang Jawa, Anggota DPRD, BKPMI, TK Al’Qul’an Muara Enim.
            SMPN 5 Muara Enim mengutus siswa/siswinya untuk mengikuti lomba nasyid tersebut. Dan diikuti oleh 2 tim nasyid, yakni tim nasyid akhwat Syaqilla yang terdiri dari vokal Tessa Casela, suara 1 Yunisa Maharani, suara 2 Aisyah Zahrani Saskia Fitri, valset Rahma Putria Anjani, dan beatbox/bass Sela Resti Saputri, dan menyanyikan lagu yang berjudul “suci sekeping hati”. Dan ikhwan Zulfikar yang terdiri dari vokal Raihan Ramadhani Saputra, suara 1 Aidil Akbar Pratama, suara 2 Ery Wahyu Nurrohman, beatbox Wahyu Arya Fernandi, dan bass Jimmi Saprizal yang menyanyikan lagu yang berjudul “Al I’Tiraf”.
            Dan alhamdulillah tim nasyid dari akhwan Syaqilla mendapatkan juara ke-2 dan the best harmonisasi, the best accapela, the best performence. dan untuk tim ikhwan belum bisa mengukir prestasi 

diajang lomba nasyid tersebut. tetapi mereka yakin, mereka dapat mendapat prestasi tersebut suatu saat nanti. saskia mengatakan bahwa ia sangat senang dan tidak percaya dengan prestasi yang didapatnya dan teman-temannya, dan ia masih ingin menunjukkan kekampuannya dengan semaksimal mungkin.


ttim orc

Friday, April 8, 2016

POPDA : Sabet Banyak Medali di Cabang Taekwondo

MUARA ENIM - Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMP Negeri 5 muara enim dalam Kejuaraan Taekwondo antar Pelajar se-kabupaten muara enim, beberapa pekan kemarin. siswa kelas VII, VIII, dan IX berhasil menyabet 4 medali emas, 3 medali perak, 4 medali perunggu dalam kejuaraan yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) muara enim yang diadakan oleh POPDA (pekan olahraga pelajar daerah) antar Pelajar yang berlangsung pada tanggal  22-24 Maret 2016 tersebut.

Saat mewawancarai Raka Pranata Wijaya (VII.E) mengatakan bahwa ia tak pernah menyangka bisa mengalahkan lawannya yang bernama regi yang berasal dari ujanmas dibabak final. “awalnya saya merasa takut melawannya apa lagi pas liat gayanya yang cukup menyeramkan, tapi pas liat skill nya saya merasa yakin bisa melawannya” tuturnya. Raka adalah salah satu atlet taekwondo di SMP N 5 meskipun berbadan kecil Raka mendapatkan medali emas dalam kejuaraan tersebut. Selain Raka, ada atlet lain yang mendapatkan medali emas, & medali perak. Yaitu Intan Avrilikasari (IX.A), Imam Nuswantoro (VIII.A), Bella Anggraini (VIII.B), medali Perak diraih oleh  Yessyka Febyola (IX.A), Rohana Fitriani (VIII.D), Yunisa Maharani (VII.B), dan Perunggu diraih oleh Meji Herlika (IX.B), Rahma Putri Anjani (VII.A), Dedi Mardiansyah (VIII.D) dan L. JA Zihin (VII.C). Menurut mereka taekwondo bukan hanya sekedar beladiri. Karena dengan taekwondo mereka bisa menyalurkan hoby dan mengukir prestasi dibidang olahraga. Selain itu mereka juga menuturkan bahwa perjuangan mereka selama ini berbuah manis. Dengan kerja keras yang mereka lakukan selama berminggu minggu akhirnya mengukir sebuah prestasi yang memuaskan. Dan POPDA itu sendiri pun juga diadakan selama 2 tahun sekali jadi hal itu juga yang membuat mereka merasa senang mendapatkan juara dipertandingan tersebut.  “kami merasa bersyukur dengan hal ini. tapi walaupun kami mendapat medali. Kami tidak akan menyombongkan hal tersebut. Karena dengan kesombongan apapun yang kita inginkan tidak akan terwujud. Dan kami berharap pestasi seperti ini terjadi dalam perlombaan perlombaan lainnya” tutur rohana menutup perbincangan. (Damara)