Monday, November 2, 2015

5 Sastrawan Cilik Raih Juara Pertama



Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tetapkan lima siswa dan siswi peraih juara pertama pada penganugerahan piala Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar tahun 2015, yang di selenggarakan pada hari Kamis (29/10/2015), di kantor Kemendikbud, Jakarta.

Lima peraih juara pertama tersebut adalah Najwa khoirunnisa dari SD Muhammadiyah 14 Palembang, pemenang lomba menulis Cerpen Kategori Penulis Pemula; Andi Tenribali Hikmah Napacce dari SDI Al-Azhar 21 Pontianak Kalimantan Barat, pemenang lomba Menulis Cerpen Kategori Penulis; Samudra dari SD IT Nurul ‘Ilmi Kota Jambi, pemenang lomba Cipta Pantun; Ni Made Anana Lestari dari SD Negeri 1 Semarapura Kangin Kabupaten Klungkung Bali, pemenang lomba Cipta Syair; dan Kitria Salma Aprilisma AS dari SDN Ibu Dewi 2 Cianjur Jawa Barat, pemenang lomba Mendongeng.

Para peraih juara tersebut, sebelum masuk pada seleksi final terlebih dahulu mengikuti seleksi awal. Pada seleksi awal yang selenggarakan pada tanggal 28 September s.d. 1 Oktober 2015 di Cisarua Bogor, naskah yang masuk ke panitia diseleksi secara keseluruhan berjumlah 1.317 naskah perorang. Dari jumlah tersebut dilakukan penyaringan kembali menjadi 165 naskah, bagi peserta yang lolos dalam seleksi dapat mengikuti puncak seleksi final untuk dipilih lima naskah untuk meraih juara pertama.

Para peserta lomba yang terdiri dari anggota Komunitas Penulis Cilik (KPS) dan penulis pemula, selain mengikuti lomba dalam lima kategori, juga diajak untuk mengikuti Konferensi Penulis Cilik. Konferensi ini merupakan ajang bertukar pikiran antar peserta, dan para peserta diberikan pembekalan kiat-kiat cara menulis yang baik dari sastrawan, dan penulis berpengalaman.

Dengan diselenggarakannya kegiatan Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar, para siswa  diharapkan dapat meningkatkan kreativitasnya dalam bidang seni dan sastra. Kesadaran siswa tentang pentingnya cerpen sebagai sarana estetika dalam mengungkapkan buah pikiran dan rasa, dan meningkatkan kecintaan siswa terhadap sastra dan bahasa Indonesia sebagai sarana untuk membangun karakter, dan  jati diri bangsa. Dengan demikian akan dapat memberikan motivasi pelajar untuk meningkatkan budaya membaca dan menulis sejak dini.

Peserta lomba tahun ini diikuti oleh 24 Provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI. Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Utara.(Seno Hartono)

0 comments:

Post a Comment